Senin, 15 Desember 2008

Penelitian Tindakan Kelas

Seminar Nasional PTK di Universitas Sanata Dharma

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru di Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar acara seminar nasional PTK pada Minggu, 23 November 2008 dengan tema “Penelitian Tindakan Kelas sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas dan Profesionalitas Guru”. Kegiatan seminar nasional ini juga merupakan bagian dari agenda dies natalis ke-53 USD. Hadir sebagai pembicara adalah Dr. Paul Suparno, S.J., M.S.T., Dr. Pranowo, M. Pd., dan Dr. B, Widharyanto, M. Pd. Ketiga-tiganya adalah dosen FKIP, USD.
Dalam paparan awalnya, Dr. Paul Suparno mengemukakan bahwa salah satu sebab pendidikan di Indonesia kurang maju adalah banyak pendidik atau guru di lapangan tidak meneliti secara serius apa yang telah dan sedang dilakukan. Banyak guru cukup lama menanti semua perubahan pendidikan dari atas, dari departemen pendidikan. Ini semua akibat sentralisasi pendidikan yang cukup lama terjadi di Indonesia dengan sentralisasi kurikulum nasional yang ketat. Banyak ide, perubahan, dan keputusan dalam hal pendidikan ditentukan dari Jakarta. Padahal yang sesungguhnya yang mengetahui atau mengerti situasi konkret di lapangan adalah guru.
Dengan kenyataan tersebut tentunya jika kita ingin memajukan pendidikan, salah satu jalan yang harus ditempuh adalah para guru harus meneliti untuk mengetahui begitu banyak hal di antaranya apa yang dibutuhkan siswa, apa yang menyebabkan siswa sulit belajar, dan apa yang menjadi kendala kemajuan pendidikan di lapangan. Dengan penelitian tersebut, para guru akan menjadi semakin mudah menentukan hal-hal mana saja yang perlu dilakukan pembenahan. Mantan Rektor USD tersebut juga menambahkan bahwa penelitian tindakan kelas sekaligus menjadi alat refleksi bagi para guru terhadap praktik pendidikan yang sudah dijalankan.
Pada bagian akhir pemaparannya, doktor pendidikan sains tamatan Universitas Boston, AS ini menekankan bahwa penelitian tindakan kelas sangat penting bagi kemajuan praktik pendidikan sebagai seorang guru. Penelitian ini sesungguhnya tidak sulit bagi guru, hanya permasalahannya adalah banyak guru yang gamang untuk memulai. Maka, diperlukan keberanian bagi para guru untuk memulai mencoba. Di samping itu agar penelitian ini menjadi semakin berkembang di sekolah, maka bantuan kepala sekolah sangatlah penting, khususnya dalam memfasilitasi guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas.
Apa yang diketengahkan oleh Dr. Paul Suparno di atas kemudian diperdalam serta dispesifikan oleh dua pembicara lain yang merupakan pakar dalam bidang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yakni Dr. Pranowo, M. Pd. yang membawakan makalah berjudul “Pemetaan Topik Penelitian Tindakan Kelas Bidang Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya” dan Dr. B. Widharyanto, M. Pd. yang membahas makalah berjudul “Pengembangan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas untuk Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia’.

(Penulis: Ventianus Sarwoyo, Mahasiswa PBSI, Universitas Sanata Dharma)

Tidak ada komentar: